Berita

Bakesbangpol Pemalang Gelar Bimbingan Teknis Survei Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025

Pemalang– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pemalang kembali menyelenggarakan Survei Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat toleransi, harmoni, dan semangat kebangsaan di wilayah Kabupaten Pemalang.Kamis (9/10)

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai tahap awal pelaksanaan survei dilaksanakan di Ruang Rapat Bakesbangpol Kabupaten Pemalang, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Pemalang, Bagus Sutopo, S.STP., M.AP.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pelaksanaan survei ini sebagai langkah strategis untuk memetakan kondisi kerukunan umat beragama secara objektif dan terukur.

“Survei ini bukan sekadar pengumpulan data, tetapi merupakan instrumen penting dalam merumuskan kebijakan dan langkah pembinaan kerukunan umat beragama di daerah. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat ketahanan nasional di tingkat lokal,” ujar Bagus Sutopo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang, yang selama ini menjadi mitra strategis Bakesbangpol dalam program pembinaan kerukunan antarumat beragama. Kehadiran Kemenag menjadi bentuk sinergi antarlembaga dalam memastikan pelaksanaan survei berjalan profesional dan berimbang.

Sebagai bentuk peningkatan kapasitas teknis, Bakesbangpol Pemalang juga menghadirkan narasumber tenaga ahli dari Lembaga Kajian Kurikulum dan Kebijakan Pendidikan (LK3P) Universitas Indonesia, yaitu Farhan Muntafa, S.Si., M.Stat., selaku Direktur Riset LK3P UI.


Dalam paparannya, Farhan memberikan materi tentang metodologi survei, pengolahan data, serta strategi validasi hasil agar survei mampu menghasilkan indikator yang kredibel dan dapat dijadikan dasar kebijakan daerah.

Pelaksanaan Survei Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 ini merupakan implementasi dari Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Pemalang Tahun 2021–2026, khususnya dalam upaya mewujudkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) yang menjadi salah satu indikator penting pembangunan sosial budaya daerah.

Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan muncul sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga keagamaan dalam membangun Pemalang yang damai, toleran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Kami berharap survei ini tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat Pemalang dalam menjaga kerukunan antarumat beragama,” pungkas Kepala Bakesbangpol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *